Arifin Panigoro, Si Raja Minyak Dari Gorontalo

48

Setiap hari kita pasti dihadapkan dengan berbagai macam aktivitas yang melibatkan sumber daya alam, salah satunya adalah berupa miyak dan gas.

Kebetulan, kedua komoditas tersebut dipegang oleh banyak perusahaan di Indonesia, yang mana Arifin Panigoro bersama dengan perusahaannya Medco Energi ikut andil bagian di dalamnya

Jika dulu ada istilah “si raja minyak dari Medan”, lain lagi dengan Arifin Panigoro yang merupakan “rajanya minyak dari Gorontalo”.

Sebagai pemilik dari perusahaan pertambangan minyak dan gas bumi swasta terbesar di Indonesia, Arifin Panigoro juga berhasil menjejakan namanya di salah satu halaman website Forbes.

Forbes sendiri menjelaskan secara terperinci mengenai bisnis-bisnis lainnya yang dipegang oleh Arifin selain Medco Energi Internasional, yakni perkebunan kelapa sawit, hotel, dan saham di dua bank yang berbeda.

Tak ayal aktivitasnya di dunia bisnis tersebut membuatnya masuk ke dalam jajaran salah satu orang terkaya di Indonesia.

Tak berhenti sampai di sana, Arifin juga telah dianugerahi oleh Bintang Mahaputera Nararya, yaitu salah satu penghargaan sipil tertinggi di Indonesia.

Di sela-sela kesibukannya dalam menjalankan bisnisnya tersebut, Arifin juga aktif di dunia politik dan pernah bergabung dengan salah satu partai terbesar di Indonesia, yakni PDI-P.

Namun tak lama berselang dari sana, Arifin memutuskan untuk membuat partai baru bernama Partai Demokrasi Pembaruan bersama dengan temannya Sophan Sophiaan, Laksamana Sukardi, dan lain sebagainya.

Sepak terjang dan kesuksesannya tersebut tentunya tak datang berdasarkan faktor luck belaka, melainkan dari kerja keras yang ia lakukan semenjak masih muda.

Misalnya, ketika Arifin baru lulus bangku kuliah di tahun 1973 tepatnya di ITB, ia memulai karirnya sebagai kontraktor instalasi listrik yang ditawarkan secara door to door.

Pengembangan skill dan bisnisnya pun semakin ditingkatkan, sehingga mampu memulai usaha pengeboran minyak hanya dalam kurun waktu 5 tahun saja, yang mana modalnya ia dapatkan dari bantuan pemerintah.

Kinerjanya yang paling memukau adalah ketika Arifin berhasil membeli sebuah perusahaan asing bernama PT. Stanvac melalui tender yang ia menangkan.

Aksinya tersebut pun membuat Medco Energi memegang penuh hak atas PT. Stanvac sehingga tak lagi dikuasai oleh pihak asing.