3 Cara Mendeteksi Kanker Payudara Sejak Dini

Cara Mendeteksi Kanker Payudara Sejak Dini

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di kalangan wanita, bahkan ada beberapa kasus kanker payudara pada laki-laki. Sayang sekali, banyak kasus kematian wanita yang menderita kanker payudara karena minim deteksi dini pada penyakit ini. Kebanyakan kasus wanita sudah mengalami kanker payudara di atas stadium II sehingga risiko pengangkatan jaringan payudara semakin besar. Sebaiknya Anda aktif melakukan deteksi dini dengan menyadari bila ada benjolan di ketiak yang tidak wajar dan tanda-tanda lain.

Kiat melakukan pemeriksaan sendiri pada payudara

Kesehatan diri sendiri harus diperhatikan sebab Anda bertanggungjawab pada kondisi tubuh masing-masing. Kanker bisa terjadi karena faktor genetik, pola hidup tidak sehat, paparan radikal bebas atau obat-obatan kimia dalam jangka panjang, dan hal-hal yang relevan dengan penyebab kanker lain. Oleh sebab itu, Anda harus mengupayakan hidup sehat agar terhindar dari risiko pertumbuhan kanker apa pun bukan hanya kanker payudara saja.

Sebagai wanita masa kini yang independen dan berwawasan lebih, Anda wajib melakukan pemeriksaan sendiri pada payudara minimal satu bulan sekali. Berikut kiat melakukan pemeriksaan standar pada payudara agar deteksi kanker bisa Anda lakukan sejak awal yaitu :

1. Berdiri di depan cermin

Coba tengok diri Anda di depan cermin dengan posisi berdiri dan ada pencahayaan yang terang. Perhatikan kondisi payudara lebih detail sebab payudara sebagian besar wanita memiliki bentuk yang tidak sama antara kiri dan kanan, hal itu merupakan situasi normal.  Biarkan lengan Anda lurus ke bawah agar posisi payudara, bentuk puting dan permukaan terlihat jelas.

Bisa juga Anda menunduk ke bawah, tautkan kedua tangan di belakang kepala dan lihat bentuk payudara yang berada di bawah tersebut. Periksa kembali apakah ada cairan aneh yang keluar dari puting payudara tersebut saat Anda menekan dengan ibu jari dan telunjuk.

2. Mengecek benjolan

Anda bisa mencoba mengecek benjolan di ketiak pada saat mandi dengan menggunakan sabun. Tidak hanya benjolan yang ada di ketiak saja, benjolan aneh di payudara juga harus diwaspadai. Benjolan ini bukan jenis kelenjar susu yang umum ada di dalam payudara setiap wanita. Coba angkat salah satu lengan Anda ke atas dan tekan payudara menggunakan sabun tersebut. Bila terasa ada perubahan yang berbeda di payudara dan ketiak Anda, segera lakukan pemeriksaan ke dokter lebih cepat.

3. Posisi berbaring

Anda bisa berbaring di tempat tidur dan letakkan handuk di bawah pundak untuk memulai pemeriksaan mandiri ini. Cek bagian payudara kanan Anda dengan menggunakan jari yang sudah diolesi losion searah jarum jam.

Gerakan melingkar ini bisa memprediksi adanya benjolan di payudara yang terasa sakit, coba lakukan gerakan yang sama pada bagian payudara sebelah kiri. Gejala awal kanker payudara bisa dimulai pada salah satu payudara dan menyebar ke payudara lainnya.

Bila benjolan tersebut semakin terlihat dengan adanya perubahan kulit payudara yang mirip tekstur jeruk purut, keluar cairan atau darah dari puting, puting berubah warna merah atau gelap dan masuk ke dalam, ruam serta rasa sakit pada payudara yang tidak tertahankan. Kanker payudara yang terdeteksi dini punya harapan sembuh lebih besar sejak usia masih muda bila diketahui sejak stadium 1 atau 2, ya!

Pemeriksaan dini kanker payudara harus Anda lakukan sejak usia dua puluh tahun setiap sebulan sekali. Tidak semua perubahan mengarah pada kanker payudara, tetapi bila Anda memiliki riwayat keluarga terkena kanker payudara, lakukan pemeriksaan awal ke dokter untuk mengetahui risiko tinggi tersebut. Bisa jadi pemeriksaan biopsi disarankan dokter bila Anda mengalami gejala mengarah pada kanker payudara.

Kanker payudara bisa berdampak pada kesehatan Anda lebih berisiko bila sudah mencakup stadium lanjut. Sel kanker yang sudah menyebar bisa membuat Anda kehilangan jaringan payudara hingga merusak bagian organ lain.

Lebih baik melakukan pemeriksaan secara rutin untuk mendeteksi perubahan yang terjadi pada tubuh. Bila muncul benjolan di ketiak, lakukan pemeriksaan untuk mengetahui faktor penyebabnya. Bisa jadi benjolan aneh tersebut bukan kanker payudara, tetapi kanker getah bening, leukemia atau faktor alergi saja.